
Cara memilih aplikasi catatan latihan terbaik
Ditulis oleh Simon, pemilik RepCount. Klaim tentang pesaing diperiksa .
Ada puluhan aplikasi untuk mencatat sesi latihan, dan kebanyakan akan mengaku paling baik. Saya sudah membangun salah satunya sejak 2013, jadi pertimbangkan juga bahwa saran saya bisa bias. Namun, pengalaman itu membuat saya melihat apa yang mendorong orang terus memakai aplikasi atau meninggalkannya setelah dua minggu. Alasannya jarang sama dengan hal yang dijual lewat tangkapan layar di toko aplikasi.
Inilah pertanyaan yang layak diajukan sebelum kamu menyerahkan riwayat latihanmu ke sebuah aplikasi.
Versi singkatnya
Memilih aplikasi catatan latihan bergantung pada dua hal: apakah kamu benar-benar akan terus memakainya, dan apakah aplikasi itu masih ada beberapa tahun lagi. Pencatatan cepat dan angka sesi sebelumnya menentukan hal pertama. Pemeliharaan aktif dan akses ke datamu sendiri menentukan hal kedua. Selebihnya bergantung pada preferensi.
Tujuh pertanyaan yang layak diajukan, dari yang paling penting:
- Apakah pencatatannya cukup cepat untuk dilakukan antar set?
- Apakah angka sesi sebelumnya ditampilkan?
- Apakah aplikasinya masih aktif dipelihara?
- Apakah bisa dipakai di iOS dan Android?
- Apakah versi gratisnya benar-benar bisa dipakai, atau hanya uji coba?
- Apakah yang penting tercatat tanpa terlalu banyak fitur yang mengganggu?
- Apakah kamu bisa mengakses datamu?
Apakah pencatatannya cukup cepat untuk dilakukan antar set?
Unduh beberapa aplikasi, coba catat satu set percobaan di masing-masing, lalu hitung ketukannya. Jika mencatat membutuhkan lebih dari dua atau tiga ketukan, lama-kelamaan kamu akan berhenti melakukannya.
Hal inilah yang paling menentukan, tetapi hampir tidak ada yang memeriksanya sebelum mengunduh. Kamu akan membuka aplikasi puluhan kali setiap sesi, sambil berdiri di rack dengan waktu istirahat 60 detik. Jika mencatat satu set membutuhkan lebih dari beberapa ketukan, kamu akan berhenti. Bukan pada hari pertama, tetapi menjelang minggu ketiga.
Unduh beberapa aplikasi dan benar-benar coba catat satu set percobaan di masing-masing. Hitung ketukannya. Aplikasi yang terasa paling cepat di tanganmu itulah yang masih akan kamu pakai tahun depan, apa pun fitur lainnya.
Apakah angka sesi sebelumnya ditampilkan?
Beban dan repetisi sesi sebelumnya seharusnya terlihat sebelum set pertama, bukan tersembunyi dalam tampilan riwayat. Progressive overload berarti melakukan sedikit lebih banyak daripada sebelumnya. Untuk itu, kamu perlu tahu hasil sesi sebelumnya tanpa harus mencarinya.
Tujuan pencatatan adalah melakukan sedikit lebih banyak daripada sebelumnya. Itu hanya bisa berjalan jika aplikasi menampilkan beban dan repetisi sesi terakhir sebelum kamu memulai set, bukan menyembunyikannya tiga layar lebih dalam pada tampilan riwayat.
Inilah fitur yang menjadi dasar saya membangun RepCount: buka satu gerakan dan kamu langsung melihat beban yang diangkat terakhir kali, sehingga keputusan menambah satu repetisi atau 2,5 kg bisa langsung dibuat. Jika aplikasi membuatmu harus mencari-cari angka itu, bagian terpenting dari latihan jadi lebih sulit daripada semestinya.
Apakah aplikasinya masih aktif dipelihara?
Periksa riwayat pembaruan di toko aplikasi sebelum kamu menyimpan riwayat latihan bertahun-tahun di dalamnya. Aplikasi yang tidak dipelihara akan bermasalah seiring perkembangan ponsel, dan datamu ikut hilang.
Periksa riwayat pembaruan di toko aplikasi. Aplikasi yang rutin merilis pembaruan memiliki pengembang yang masih peduli di belakangnya. Aplikasi yang tidak disentuh selama satu atau dua tahun perlahan akan bermasalah saat ponsel dan sistem operasi berkembang, dan datamu ikut hilang.
RepCount terus diperbarui sejak 2013. Keberlanjutan itu lebih berarti daripada satu fitur tertentu, karena catatan latihan hanya berguna jika lima tahun lagi masih ada dan menyimpan riwayatmu.
Apakah bisa dipakai di iOS dan Android?
Ini penting jika kamu mungkin berganti ponsel atau berbagi program latihan dengan teman yang memakai platform lain. RepCount dibangun khusus untuk kedua platform dan menyinkronkan data di antaranya; banyak aplikasi latihan hanya tersedia di satu platform.
Hanya sedikit aplikasi catatan latihan yang benar-benar dibangun khusus untuk kedua platform. Aplikasi yang dibangun dengan framework lintas platform pun sering terasa sedikit kurang pas di salah satunya. Ini penting jika kamu mungkin berganti ponsel kelak, atau ingin berbagi program dengan teman latihan yang memakai platform lain.
RepCount dibangun khusus untuk masing-masing platform, dengan Swift di iOS dan Kotlin di Android, serta menyinkronkan riwayatmu di antara keduanya. Jadi, datamu tidak terkunci pada ponsel yang kebetulan kamu pakai saat memulai.
Apakah versi gratisnya benar-benar bisa dipakai, atau hanya uji coba?
Periksa apa yang benar-benar diberikan versi gratis sebelum kamu menaruh riwayat berbulan-bulan di dalamnya. Strong membatasi pengguna gratis pada 3 program latihan, sedangkan Hevy pada 4 program latihan dan 7 gerakan buatan sendiri. Versi gratis RepCount tidak membatasi sesi, program latihan atau gerakan buatan sendiri.
Banyak aplikasi mempromosikan versi gratis yang ternyata hanya demo, dengan batas program atau gerakan yang tercapai dalam seminggu. Membayar aplikasi yang baik tentu tidak salah, tetapi periksa versi gratisnya sebelum kamu mengumpulkan riwayat berbulan-bulan di dalamnya.
Sebagai perbandingan: versi gratis Strong dibatasi pada 3 program latihan, sedangkan Hevy pada 4 program latihan dan 7 gerakan buatan sendiri. Versi gratis RepCount menyediakan sesi, program latihan dan gerakan buatan sendiri tanpa batas dan tanpa iklan. Saya ingin versi gratisnya berguna dengan sendirinya, bukan terus mendesakmu beralih ke versi berbayar.
Apakah yang penting tercatat tanpa terlalu banyak fitur yang mengganggu?
Catatan latihan membutuhkan gerakan, beban, set, repetisi, rekor pribadi serta volume dari waktu ke waktu. Selain itu bergantung pada preferensi, dan sebagian fitur tambahan justru memperlambat tugas yang membuatmu mengunduh aplikasi ini.
Kamu membutuhkan gerakan, beban, set, repetisi dan, idealnya, rekor pribadi (PR) untuk beban atau repetisi serta volume dari waktu ke waktu. Itu sudah mencakup sebagian besar hal penting. Beberapa aplikasi menumpuk pencatatan ukuran tubuh, penghitung zat gizi makro, linimasa sosial dan pelatih AI sampai tugas utama mencatat satu set menjadi lambat dan merepotkan.
Tentukan apakah kamu ingin aplikasi yang fokus pada pencatatan atau aplikasi serbaguna, lalu pilih sesuai kebutuhan itu. Saya membangun RepCount untuk mencatat dengan baik tanpa mengganggu latihanmu. Namun, menginginkan aplikasi serbaguna juga pilihan yang sah.
Apakah kamu bisa mengakses datamu?
Riwayatmu seharusnya tersinkron ke luar ponsel, bisa dilihat kembali sebagai grafik dan bisa dibawa jika kamu pindah aplikasi. Catatan yang tidak bisa kamu keluarkan bukan catatan yang benar-benar kamu miliki.
Riwayat latihan itu milikmu dan berharga. Aplikasi yang baik menjaganya tetap bisa diakses: tersinkron ke cloud agar tidak terjebak pada satu ponsel, serta ditampilkan kembali dalam grafik dan tren agar berguna, bukan hanya tersimpan. Sebelum menyerahkan data bertahun-tahun ke aplikasi, periksa seberapa mudah riwayatmu bisa ikut berpindah.
RepCount menjaga seluruh riwayatmu tetap tersinkron di berbagai perangkat dan menampilkannya sebagai grafik perkembangan. Kamu bisa meminta ekspor lengkap secara gratis, sedangkan ekspor CSV dalam aplikasi memerlukan Premium.
Mana yang sebaiknya kamu pilih?
Yang masih kamu buka enam bulan lagi. Daftar fitur belum tentu sesuai dengan kenyataan saat kamu sibuk pada Selasa malam. Jadi, uji beberapa pilihan dengan pertanyaan di atas, bukan hanya melihat tangkapan layar.
Tentu saya bias. Namun, jika kamu mengunduh beberapa aplikasi dan mengujinya dengan pertanyaan ini, kamu akan menemukan yang cocok untukmu. Jika itu RepCount, saya senang. Aplikasinya gratis di iOS dan Android.
Bandingkan aplikasi
Pertanyaan umum
Apa yang perlu dicatat dalam catatan latihan?
Setidaknya: nama gerakan, beban, set dan repetisi. Aplikasi yang baik juga memantau tren volume dari waktu ke waktu dan menandai rekor pribadi (PR) untuk beban atau repetisi. Kamu memasukkan gerakan, set, repetisi dan beban; dari catatan itu, RepCount menghitung volume dan mengenali rekor pribadi secara otomatis. RepCount juga menampilkan angka sesi sebelumnya sebelum setiap set, jadi kamu tahu hasil yang ingin dilampaui.
Apakah catatan latihan digital lebih baik daripada buku catatan kertas?
Buku catatan bisa dipakai dengan baik dan lebih baik daripada tidak mencatat sama sekali. Namun, catatan digital memberi riwayat yang bisa dicari, pencatatan volume dan rekor pribadi otomatis, serta data bertahun-tahun yang bisa kamu tinjau. Keunggulan utamanya: aplikasi yang baik langsung menampilkan angka sesi sebelumnya, sesuatu yang tidak bisa dilakukan buku catatan saat kamu sedang berlatih.
Apa aplikasi catatan latihan gratis yang terbaik?
Cari versi gratis yang tetap mencukupi saat kebutuhanmu bertambah. Versi gratis RepCount menyediakan sesi, program latihan dan gerakan buatan sendiri tanpa batas serta tanpa iklan. Sebagai perbandingan, Strong membatasi pengguna gratis pada 3 program latihan, sedangkan Hevy pada 4 program latihan dan 7 gerakan buatan sendiri. Jadi, batas itu bisa tercapai setelah kamu cukup lama berlatih.
Apakah aplikasi catatan latihan saya perlu tersedia di iPhone dan Android?
Ini penting jika kamu mungkin berganti ponsel atau berbagi program dengan teman latihan di platform lain. Jika yakin akan tetap di satu platform, ini kurang penting. RepCount menyinkronkan riwayatmu antara iOS dan Android, jadi data tetap ikut bersamamu.