Condong ke belakang sambil berdiri berjinjit
Apa itu gerakan condong ke belakang sambil berdiri berjinjit?
Gerakan condong ke belakang sambil berdiri berjinjit melatih quadriceps dengan berat badan. Lutut bergerak maju dan tumit terangkat sementara pinggul tetap lurus. Tubuh dan paha dimiringkan ke belakang bersama-sama, lalu lutut diluruskan untuk kembali, biasanya sambil memegang penopang tetap untuk keseimbangan.

Bagaimana cara melakukan gerakan condong ke belakang sambil berdiri berjinjit?
Persiapan
- Berdiri dengan kaki kira-kira selebar bahu di samping penopang stabil yang bisa dipegang ringan.
- Berjinjit dengan bertumpu pada bantalan depan telapak kaki, kencangkan bagian tengah tubuh, dan pertahankan pinggul lurus.
Cara melakukan
- Biarkan lutut bergerak maju saat tumit terangkat dan tubuh condong ke belakang dengan lutut sebagai poros.
- Turun hanya sejauh kamu bisa mempertahankan pinggul lurus dan mengendalikan garis tubuh dari lutut sampai bahu.
- Luruskan lutut untuk kembali. Gunakan penopang untuk keseimbangan, bukan untuk menarik tubuh ke atas.
Kesalahan umum
Mendorong pinggul ke belakang
Menekuk dari pinggul membuat gerakan lebih menyerupai squat biasa dan menghilangkan ciri garis tubuh yang lurus di atas lutut.
Turun lebih dalam daripada yang bisa dikendalikan
Tambahan kedalaman tidak lagi berguna saat pinggul menekuk, garis tubuh terputus, atau kamu memerlukan penopang untuk menarik tubuh ke atas.
Memakai pegangan yang tidak stabil
Penopang merupakan bagian dari cara menjaga keseimbangan, jadi harus tetap diam sepanjang repetisi.
Penempatannya dalam sesi latihan
Sebagai latihan tambahan quadriceps setelah squat atau gerakan dorong kaki, atau sebagai pilihan dengan berat badan saat peralatan terbatas.
Mulai dengan rentang dangkal dan pegangan yang kokoh. Tambah kedalaman sebelum beban dari luar, asalkan posisi pinggul dan gerakan kembali yang terkendali tetap terjaga.
Otot yang dilatih
Utama
Sekunder
- Tidak tercantum dalam panduan ini
Tampilan skematis permukaan tubuh. Beberapa otot hanya terlihat sebagian atau tidak ditampilkan.
Lutut menekuk sementara pinggul tetap lurus. Karena itu, quadriceps menjadi sasaran yang jelas, tanpa membagi gerakan dengan tekukan pinggul yang dalam.
Variasi
- Condong ke belakang sambil berjinjit dengan beban — Memegang piringan beban atau dumbbell setelah rentang gerak dengan berat badan bisa dikendalikan.
- Condong ke belakang dengan tungkai ditahan mesin — Menahan tungkai bawah dan kaki pada alat yang dibuat khusus.
- Condong ke belakang dari posisi berlututBerlutut di lantai dan condong ke belakang dengan lutut sebagai poros, sementara posisi tubuh menjaga kaki tetap pada tempatnya.

Artikel
Alat bantu terkait
Pertanyaan umum
Otot apa yang dilatih gerakan condong ke belakang sambil berdiri berjinjit?
Terutama quadriceps. Mempertahankan pinggul lurus saat lutut menekuk membuat gerakan ini lebih didominasi lutut daripada squat biasa.
Mengapa tumit terangkat?
Bertumpu pada bantalan depan telapak kaki memungkinkan lutut maju sementara paha dan tubuh condong ke belakang bersama-sama. Ini bagian dari gerakan yang ditunjukkan di sini, bukan kesalahan keseimbangan.
Apakah sebaiknya memegang sesuatu?
Ya. Penopang yang stabil membantu keseimbangan saat tubuh condong ke belakang. Pegang ringan; jika harus menarik kuat dengan lengan, pendekkan rentangnya.
Seberapa dalam sebaiknya gerakan ini dilakukan?
Turun hanya sejauh pinggul bisa tetap lurus dan kamu bisa kembali dengan terkendali. Kedalaman dapat bertambah secara bertahap; tidak ada satu posisi terbawah yang wajib dicapai semua orang.
Apakah gerakan ini sama dengan squat biasa?
Tidak. Squat biasa banyak menekuk pinggul dan lutut dengan telapak kaki menapak. Gerakan ini mempertahankan pinggul lurus, membiarkan tumit terangkat, dan menggerakkan tubuh dengan lutut sebagai poros.
