
Split latihan 3 hari yang bisa disusun dan diikuti
Untuk split latihan 3 hari, mulai dengan dua sesi seluruh tubuh dan lakukan bergantian: A-B-A pada satu minggu, B-A-B pada minggu berikutnya. Pertahankan pilihan gerakan dan tambah repetisi atau beban seiring meningkatnya kekuatan. Tabel di bawah menyediakan sesi latihannya, sedangkan aturan peningkatan menjelaskan apa yang dilakukan saat mengulangnya.
Ini program awal bagi orang yang menginginkan program gym sederhana dan sudah bisa melakukan gerakan pilihan dengan teknik konsisten. Kamu membutuhkan squat rack, barbell, dumbbell, serta akses ke mesin kabel dan leg press. Ada gerakan pengganti jika perlengkapan gym-mu berbeda.
Kamu bisa mengikuti program ini dengan buku catatan. Jika lebih suka menyiapkannya di ponsel, simpan sebagai dua program di RepCount. Versi gratis tidak membatasi jumlah program tersimpan.
Cara menjadwalkan split latihan 3 hari ini
Berlatihlah tiga hari dengan satu hari istirahat antar sesi jika jadwal memungkinkan. Senin, Rabu, dan Jumat merupakan salah satu pilihan. Selasa, Kamis, dan Sabtu juga bisa.
| Minggu | Sesi pertama | Sesi kedua | Sesi ketiga |
|---|---|---|---|
| 1 | Seluruh tubuh A | Seluruh tubuh B | Seluruh tubuh A |
| 2 | Seluruh tubuh B | Seluruh tubuh A | Seluruh tubuh B |
| 3 | Seluruh tubuh A | Seluruh tubuh B | Seluruh tubuh A |
| 4 | Seluruh tubuh B | Seluruh tubuh A | Seluruh tubuh B |
Ulangi pola dua minggu setelah minggu keempat. Nomor minggu tidak menentukan kapan kamu harus menambah beban. Repetisi yang berhasil diselesaikanlah yang menentukan.
Jika sesi B pada Rabu terlewat, lakukan B pada sesi berikutnya. Lanjutkan ke A setelah itu. Jangan memulai ulang urutan setiap Senin atau menyisipkan sesi yang terlewat ke sesi lain.
Dua sesi latihan seluruh tubuh
Lakukan gerakan sesuai urutan. Set yang tercantum adalah set latihan utama; set pemanasan dilakukan terpisah. Mulai gerakan pertama dengan set ringan, lalu naikkan bertahap menuju beban utama tanpa membuat pemanasan menjadi sesi berat tambahan.
Seluruh tubuh A
| Gerakan | Set latihan utama | Repetisi per set | Istirahat antar set |
|---|---|---|---|
| Squat dengan barbell | 3 | 6-8 | 2-3 menit |
| Bench press | 3 | 6-8 | 2-3 menit |
| Cable row | 3 | 8-12 | 2 menit |
| Biceps curl dengan barbell, opsional | 2 | 10-15 | 1-2 menit |
Jadikan tiga gerakan pertama sebagai latihan utama. Tambahkan curl jika ingin melatih lengan secara langsung dan masih ada waktu. Set opsional tidak seharusnya membuatmu terburu-buru saat squat atau bench press.
Seluruh tubuh B
| Gerakan | Set latihan utama | Repetisi per set | Istirahat antar set |
|---|---|---|---|
| Deadlift | 2 | 5-6 | 2-3 menit |
| Leg press | 2 | 8-12 | 2 menit |
| Incline dumbbell press | 3 | 8-12 | 2 menit |
| Lat pulldown | 3 | 8-12 | 2 menit |
| Lateral raise dengan dumbbell, opsional | 2 | 12-15 | 1-2 menit |
Kedua sesi mencakup latihan kaki, gerakan mendorong, dan gerakan menarik. Gerakan pada A dan B berbeda, dan peningkatannya dicatat terpisah untuk setiap gerakan. Bench press yang membaik tidak otomatis berarti beban incline dumbbell press harus dinaikkan.
Istirahatlah lebih lama daripada yang tercantum jika perlu agar set berikutnya bisa dilakukan dengan teknik yang sama. Istirahat membantu kamu berlatih dengan baik. Ini bukan tes seberapa cepat kamu bisa selesai.
Simpan kedua sesi ini di RepCount
Buat Seluruh tubuh A dan Seluruh tubuh B di RepCount, lalu gunakan kembali setiap minggu. Versi gratis memungkinkan kamu menyimpan keduanya beserta program lain yang ingin disimpan.
Dapatkan RepCount untuk iPhone · Dapatkan RepCount untuk Android
Masukkan program secara manual menggunakan tabel di atas. Tautan unduhan membuka halaman aplikasi di toko; tidak mengimpor program.
- Buka Routines dan buat program bernama Seluruh tubuh A.
- Tambahkan gerakan A sesuai urutan. Atur jumlah set latihan utama untuk masing-masing gerakan.
- Tulis rentang repetisi dan waktu istirahat dalam catatan setiap gerakan. Untuk squat, gunakan: 3 set latihan utama dengan 6-8 repetisi. Istirahat 2-3 menit. Tambahkan kenaikan beban terkecil yang tersedia setelah mencapai 8, 8, 8 dengan teknik konsisten.
- Buat Seluruh tubuh B dari tabelnya. Hilangkan gerakan opsional jika tidak digunakan.
- Saat berlatih, buka program berikutnya dan mulai sesi. Catat beban dan repetisi yang benar-benar diselesaikan.
Beberapa nama gerakan lebih pendek di aplikasi: cari Squat, Pulldowns, dan Dumbbell Lateral Raises. Tautan gerakan dalam panduan ini menjelaskan cara melakukannya.
RepCount bisa menampilkan beban dan repetisi sebelumnya di dalam sesi latihan. Gunakan sebagai acuan, lalu catat hasil hari ini. Kamu menentukan apakah beban perlu ditambah menggunakan aturan di bawah.
Untuk bantuan lebih lanjut tentang set dan catatan, baca cara merencanakan latihan di RepCount.
Tambah repetisi sebelum menaikkan beban
Pertahankan beban sampai setiap set latihan utama mencapai batas atas rentang repetisinya dengan teknik konsisten. Lalu gunakan kenaikan terkecil yang tersedia dan tingkatkan lagi repetisinya dalam rentang tersebut.
Untuk squat dan bench press, targetnya tiga set dengan 6-8 repetisi. Contoh peningkatan squat bisa seperti ini:
| Sesi | Beban | Repetisi yang selesai | Langkah berikutnya |
|---|---|---|---|
| Sesi A pertama | 40 kg | 8, 7, 6 | Tetap 40 kg dan coba tambah satu repetisi |
| Sesi A berikutnya | 40 kg | 8, 8, 7 | Tetap 40 kg |
| Sesi A berikutnya | 40 kg | 8, 8, 8 | Coba kenaikan terkecil yang tersedia |
| Sesi A berikutnya | 42,5 kg | 7, 6, 6 | Tetap 42,5 kg dan tingkatkan lagi menuju 8, 8, 8 |
Angka-angka itu menunjukkan cara memakai aturannya. Itu bukan target beban awal atau janji seberapa cepat kamu akan berkembang. Jika pada sesi ketiga belum memenuhi syarat kenaikan, tetap gunakan beban yang sama.
Untuk gerakan dengan dua set, keduanya harus mencapai batas atas rentang. Untuk pulldown tiga set dengan 8-12 repetisi, tunggu sampai 12, 12, 12. Gunakan aturan yang sama untuk gerakan opsional.
Jika kenaikan dumbbell atau mesin berikutnya membuat repetisimu turun di bawah batas bawah rentang, kembali ke beban sebelumnya. Kenaikan lebih kecil bisa membantu jika tersedia. Tidak setiap sesi yang berhasil harus diikuti kenaikan beban.
Pilih beban awal yang bisa dikendalikan
Mulai dengan beban yang memungkinkan kamu mencapai batas bawah rentang pada setiap set sambil masih menyisakan beberapa repetisi dengan teknik baik. Artinya, kamu masih bisa melakukan satu atau dua repetisi tanpa memendekkan gerakan atau mengubah cara mengangkat.
Gunakan sesi pertama untuk menemukan beban itu. Jika set squat pertama sudah terasa sangat sulit pada enam repetisi, kurangi beban untuk set berikutnya. Jika ketiga set terasa nyaman pada delapan repetisi, coba kenaikan kecil saat giliran A tiba lagi.
Tidak ada satu beban awal universal yang berguna untuk program ini. Beban yang tepat bergantung pada gerakan dan kemampuanmu saat ini. Catat agar keputusan pada awal sesi berikutnya memiliki alasan yang jelas.
Tinjauan 2026 oleh Currier dan rekan-rekan untuk American College of Sports Medicine mendukung latihan dengan tahanan yang ditingkatkan secara bertahap dan menemukan bahwa berlatih sampai otot benar-benar tidak mampu menyelesaikan repetisi lagi tidak secara konsisten memperbaiki hasil. Kamu tidak perlu memaksakan repetisi sampai gagal agar suatu sesi bermanfaat.
Ganti gerakan yang tidak bisa digunakan
Pilih satu pengganti untuk suatu gerakan dan pertahankan dalam program agar bisa mencatatnya secara konsisten. Alternatif ini tersedia di pustaka gerakan RepCount, tetapi merupakan gerakan berbeda dengan beban awal masing-masing.
| Gerakan dalam program | Alternatif | Penggunaan di sini |
|---|---|---|
| Squat dengan barbell | Leg press | Gunakan 3 set dengan 8-12 repetisi pada A; catat terpisah dari leg press pada B |
| Bench press | Dumbbell press | Gunakan 3 set dengan 8-12 repetisi |
| Cable row | Barbell row | Tetap 3 set dengan 8-12 repetisi |
| Deadlift | Leg curl | Gunakan 2 set dengan 10-15 repetisi bersama leg press; pilihan ini menghilangkan deadlift, bukan menirunya |
| Incline dumbbell press | Dumbbell press | Tetap 3 set dengan 8-12 repetisi |
| Lat pulldown | Pull-up dengan bantuan | Tetap 3 set dengan 8-12 repetisi; mengurangi bantuan menambah kesulitan |
Jika menggunakan leg press dalam kedua sesi, tulis ketentuan set A dan B dalam catatan program masing-masing. Gunakan catatan untuk program yang akan dimulai, dan anggap nilai set sebelumnya sebagai acuan, bukan kewajiban.
Pilihan leg curl mengubah bagian yang dilatih pada sesi B. Gunakan jika ingin menghilangkan deadlift; jangan menganggap jumlah repetisi yang sama membuktikan bahwa dua gerakan melakukan pekerjaan yang sama. Panduan leg curl dan deadlift menjelaskan masing-masing gerakan.
Jika perlengkapanmu hanya dumbbell, pilih program yang dirancang untuk alat tersebut alih-alih mengganti semua gerakan dalam program gym ini.
Jangan bereaksi berlebihan pada satu sesi yang mengecewakan
Ulangi beban setelah satu sesi yang tidak mencapai target. Periksa apakah istirahatmu cukup dan gerakannya dilakukan dengan cara yang sama sebelum mengubah program.
Jika hasil suatu gerakan terus menurun dalam beberapa percobaan, turunkan ke beban yang bisa diselesaikan dalam rentang dan bangun kembali. Teruskan gerakan lain jika masih berkembang. Satu curl yang mengalami stagnasi tidak mengharuskan program squat baru.
Jika beberapa gerakan memburuk dan kamu merasa kelelahan, lakukan sesi lebih ringan dengan mengurangi beban dan set latihan utama. Panduan deload membahas keputusan itu lebih mendetail.
Mengapa latihan seluruh tubuh direkomendasikan di sini
Latihan seluruh tubuh cocok untuk program ini karena setiap sesi memuat tubuh atas dan bawah. Jika A terlewat, B berikutnya tetap mencakup keduanya. Split berdasarkan bagian tubuh dan hari tertentu kurang fleksibel jika kamu langsung melewatkan sesi hari itu.
Alasan praktis itu lebih berarti daripada mengklaim satu split punya efek khusus untuk membangun otot. Meta-analisis 2024 oleh Ramos-Campo dan rekan-rekan menemukan peningkatan kekuatan dan pertumbuhan otot yang serupa dari program seluruh tubuh dan split ketika volume latihan mingguan disamakan.
Program ini juga dimulai dengan jumlah latihan yang tidak besar. Program ini tidak dirancang untuk memaksimalkan set mingguan setiap otot. Jika kamu sudah berhasil mengikuti program yang lebih menuntut, tidak perlu menggantinya dengan ini hanya karena jadwalnya tampak rapi.
Mulai dari sesi pertama
Susun Seluruh tubuh A, pilih beban awal yang sesuai kemampuan, dan catat sesi pertama. Tambahkan B sebelum hari latihan kedua. Kamu bisa memutuskan gerakan opsional setelah latihan utama berjalan lancar.
Versi gratis RepCount menyediakan program dan pencatatan latihan tanpa batas. Simpan program sekali, lalu gunakan nilai set terakhir untuk menentukan langkah pada sesi berikutnya.
Pertanyaan umum
Apakah split latihan 3 hari ini cocok untuk pemula?
Program ini merupakan titik awal bagi orang yang bisa melakukan gerakan pilihan dengan teknik konsisten. Dua sesi seluruh tubuh dilakukan bergantian dalam tiga hari latihan. Mulai dengan beban yang sesuai kemampuan, gunakan pengganti dalam daftar bila perlu, dan tambah repetisi sebelum menaikkan beban.
Apakah urutannya bergantian A-B-A dan B-A-B setiap minggu?
Ya. Ikuti Seluruh tubuh A, Seluruh tubuh B, Seluruh tubuh A pada minggu pertama, lalu Seluruh tubuh B, Seluruh tubuh A, Seluruh tubuh B pada minggu kedua. Ulangi pola itu. Jika satu sesi terlewat, lanjutkan dengan sesi berikutnya dalam urutan.
Bisakah kedua program disimpan gratis di RepCount?
Ya. Versi gratis RepCount menyediakan program tersimpan tanpa batas. Buat Seluruh tubuh A dan Seluruh tubuh B, tambahkan gerakan dan set latihan utama, lalu tulis rentang repetisi dalam catatan gerakan. Kedua program harus dimasukkan secara manual.
Apakah tautan unduhan otomatis menambahkan program ini ke RepCount?
Tidak. Tautan itu membuka halaman RepCount di App Store atau Google Play. Setelah memasang RepCount, masukkan kedua program menggunakan tabel latihan. Pilih sendiri program berikutnya berdasarkan jadwal dalam panduan ini.
Apakah latihan seluruh tubuh lebih baik daripada push/pull/legs untuk tiga hari?
Latihan seluruh tubuh direkomendasikan untuk program ini karena setiap sesi mencakup tubuh atas dan bawah, sehingga melewatkan satu sesi tidak menghilangkan seluruh hari latihan untuk satu bagian tubuh. Penelitian menemukan peningkatan kekuatan dan pertumbuhan otot yang serupa dari program seluruh tubuh dan split ketika volume latihan mingguan disamakan.